Gayus Halomoan Tambunan

Gayus Halomoan Tambunan mempertanyakan sikap Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana yang mengunggah paspor seseorang bernama Sony Laksono di akun Twitter pribadinya. Padahal, kata Gayus, paspor itu pasti diperoleh melalui mekanisme resmi dengan mengatasnamakan Satgas.

"Tapi, kenapa justru munculnya di Twitter pribadi? Kalian terjemahkan sendiri. Kalian selidiki itu. Padahal, Satgas lembaga resmi, bukan," kata Gayus seusai sidang atas dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/1/2011).

Gayus tidak membenarkan atau membantah ketika ditanya keaslian paspor itu. Meski didesak, Gayus hanya diam tanpa tersenyum seperti yang biasa dia lakukan.

Gayus juga mempertanyakan mengapa Satgas baru muncul ke publik saat ini setelah sekian lama tidak terlihat. "Satgas seharusnya memberantas mafia. Kalau kalian perhatikan, sejak saya ke Bali, mereka baru kerja lagi sekarang ketika ada isu (saya) ke Singapura. Kalian tanya itu kenapa," kata Gayus.

Seperti diberitakan, Denny mengunggah paspor atas nama Sony Laksono di akun Twitter-nya tadi pagi. Paspor itu menggunakan foto mirip Gayus ketika berada di Bali, yakni mengenakan wig dan kacamata. Terlihat dia mengenakan kemeja putih serta dasi dan jas warnah hitam. Sony tercatat lahir tanggal 17 Agustus 1975 dan paspor dibuat tanggal 5 Januari 2010.

Seperti diberitakan, kasus itu mencuat setelah Devina menulis surat pembaca di harian Kompas. Dalam surat pembaca tersebut, Devina mengaku pernah melihat pria mirip Gayus pergi ke Singapura. Kemudian, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengungkapkan adanya temuan di kantor Imigrasi bahwa seseorang bernama Sony Laksono mirip Gayus pergi ke Makau dan Kuala Lumpur.

Data di Imigrasi, Sony pergi ke Makau pada 24 September dan kembali ke Indonesia pada 26 September 2010. Sony juga pergi ke Kuala Lumpur pada 30 September 2010. Demikian catatan online Yoursmiless tentang Gayus Halomoan Tambunan.