PT Bali Consultan

Sekitar 50 nasabah PT Bali Consultan yang mewakili 21.000 nasabah, Jumat (7/1/2011), berunjuk rasa di Kantor DPRD Bali. Pengunjuk rasa ini meminta anggota DPRD memperjuangkan nasib mereka yang terancam kehilangan uang Rp 1 triliun pascapembekuan PT Balicon oleh Kepolisian Daerah Bali.

Dengan membawa berbagai poster, mereka mendatangi Kantor DPRD Bali diliputi perasaan gundah mengingat nasib pengembalian dana mereka yang diinvestasikan di Balicon Insurance Life sampai sekarang tidak jelas. Di gedung anggota DPRD, para pengunjuk rasa ini diterima anggota komisi II.

”Kami menganggap gedung Dewan ini rumah rakyat dan kami minta kepada bapak anggota Dewan untuk memfasilitasi nasabah Balicon terkait kejelasan nasib dana yang kami investasikan,” ujar I Ketut Irawan, Sekretaris Forum Nasabah Balicon, di sela-sela unjuk rasa.

Pengunjuk rasa menuntut DPRD memanggil aparat kepolisian dan dinas terkait yang bertanggung jawab soal perizinan. Mereka meminta transparansi penyelidikan kepolisian karena mereka melihat tidak ada kemajuan dalam penanganan kasus ini.

Sementara terkait dengan perizinan yang akhirnya menghentikan operasionalisasi PT Balicon, para nasabah juga mempertanyakannya ke DPRD. ”Kenapa ini sudah empat tahun baru dipermasalahkan soal izinnya? Kenapa tidak dari dulu-dulu?” kata Irawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Bali berhasil membongkar praktik investasi ilegal berkedok asuransi PT Balicon Life Insurance yang telah memiliki lebih dari 21.000 nasabah di Bali dan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Perusahaan asuransi bodong ini memberikan keuntungan kepada nasabah 5 persen dari modal yang ditanamkan setiap bulan.

Dana nasabah ini tidak diinvestasikan ke bidang usaha lain, tetapi hanya diputar di antara nasabah. Sejak operasionalisasinya dihentikan Polda Bali, September lalu, perputaran uang tersebut berhenti karena tidak ada nasabah baru. Balicon kini menunggak sekitar Rp 1 triliun dana investasi dan keuntungan bulanan kepada nasabah. demikian catatan online Yoursmiless tentang PT Bali Consultan.