Masyarakat dan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam

Masyarakat dan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau kesulitan mengevakuasi kawanan gajah yang memblokir jalan di Perumahan Cendana, Desa Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau.

Masyarakat dan petugas berjaga sejak Rabu malam untuk mengevakuasi gajah ke hutan yang terdapat di belakang perumahan guru tersebut.

"Bahkan semalam saya dan petugas tidak tidur. Memantau terus induk dan anak gajah tersebut agar tidak ke jalan raya," ujar salah seorang warga, Ayang Basri di Pinggir, Kamis (24/3/2011).

Pagi ini saja, kedua gajah tersebut mengelilingi komplek perumahan dan sempat ke jalan raya dan membuat kemacetan hingga setengah jam.

"Saat ini kedua gajah terus digiring agar menuju rawa yang ada di hutan belakang perumahan ini. Selain itu, kita juga meminta petugas pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air agar gajah tidak lemas," katanya.

Masyarakat juga bahu membahu memberi makan dan menyiramkan air ke tubuh gajah. Untuk makanannya, berasal dari sumbangan warga perumahan Cendana.

"Sejak Rabu siang, warga memberi makan kedua gajah itu seperti semangka, batang pisang maupun nenas," katanya.

Kepala Wilayah III BBKSDA Riau, Hutomo, menyebutkan penanganan yang dilakukan sama dengan yang dilakukan pada gajah liar lainnya.

"Gajah itu akan dievakuasi ke hutan belakang perumahan. Dalam kasus ini, kita menggunakan flying squad, cukup dengan petugas yang ada. Walaupun agak kesulitan dalam mengevakuasinya," kata Hutomo.

Sebelumnya, pihaknya telah memberikan suplemen dan meminumkan air kelapa untuk memulihkan kondisi induk gajah yang sedang sakit.

Menurutnya, kondisi induk gajah itu sudah lebih baik, dibandingkan Rabu lalu. Meskipun gajah itu mengalami sakit dibagian tenggorokan.

"Kita berharap dalam waktu dekat segera pulih. Dan gajah kembali bersama kawanannya yang berjumlah 40 ekor itu," katanya.

Kedua gajah liar tersebut terlepas dari kawanannya sejak dua pekan lalu. Sebelumnya induk dan anak gajah memblokir jalan masuk ke perumahan guru Yayasan Cendana. Demikian catatan online Yoursmiless tentang Masyarakat dan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam.