Calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid

Calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid, menjanjikan iklim kompetisi yang sejuk dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun ini. Calon gubernur yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) itu pun mengaku tak pernah berpikir bahwa kandidat lainnya sebagai lawan.

"Kami tidak berpikir kalau kandidat itu adalah pesaing. Mereka adalah kawan-kawan kami dalam bekerja untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bermartabat," ungkap Hidayat, Minggu (25/3/2012), usai berkunjung di kawasan padat penduduk di Kali Krukut, Pejompongan, Jakarta Pusat. Ia berharap agar setiap kandidat bisa bersikap dewasa dan membuat suasana pilkada yang sarat persaingan ini terasa lebih sejuk.

"Tidak perlu ada intimidasi, manipulasi, dan tidak perlu memaksa birokrasi supaya pilkada kali ini sejuk dan bisa jadi contoh di tempat lainnya," kata Hidayat. Adapun, sudah ada enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang sudah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.

Sebanyak empat pasang maju dari jalur partai politik, yakni pasangan Jokowi-Ahok, Alex Noerdin-Nono Sampono, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, dan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini. Adapun dua pasangan lainnya sudah terlebih dulu maju melalui jalur independen, yaitu Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji Supandji-Riza Patria. Keenam pasangan ini akan bersaing memperebutkan kursi DKI 1 dan DKI 2.